Hidup adalah perjuangan Cobalah dulu,baru cerita.Pahamilah dulu,baru menjawab.Pikirlah dulu,baru berkata.Dengarlah dulu,baru beri penilaian.Bekerjalah dulu,baru berharap
Thursday, January 31, 2013
Thursday, January 24, 2013
Oktariani Nurul: Awal Mula Mendapat Beasiswa RIM
Oktariani Nurul: Awal Mula Mendapat Beasiswa RIM: Beberapa orang tanya, bagaimana ceritanya sampai saya bisa mendapat beasiswa dari RIM.. Mungkin beberapa orang di sini juga tanya, kenapa saya bisa dapat beasiswa dari RIM? Saya coba cerita yaa..
Saat itu, di kuartal pertama tahun 2012, status saya masih fresh graduate, namun keinginan untuk melanjutkan kuliah cukup besar, ditambah keluarga dan lingkungan yang mendukung, membuat saya memutuskan untuk hunting beasiswa S3.
Sebelum melamar kuliah S3 di ITB, saya juga mencoba tawaran beasiswa S3 di Belanda. Walau ibu saya setengah hati mendukung, karena alasan jauh, saya tetap mencoba peruntungan melamar kuliah di Belanda. Sempat beberapa kali saling berkirim email dengan asisten profesor di Belanda, namun ternyata saya tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, alias gagal. Berkecil hati? tidak terlalu sih.. Alasan restu orang tua yang mungkin akan membuat saya justru was-was kalau diterima.
Kemudian muncul email di sebuah milis tentang pemberian beasiswa dari RIM. Walau sebelumnya gagal, tapi kenapa tidak mencoba yang ini? Jadi, saya putuskan untuk mencoba mendaftar beasiswa RIM. Saat itu, ibu saya sangat mendukung kalau saya mau melanjutkan kuliah di ITB. Tetap dekat katanya.. :)
Membaca persyaratannya satu per satu. Saya coba penuhi. Salahsatunya adalah mengirim proposal penelitian. Tak disangka, proposal penelitian saya diterima. Lalu, dilanjutkan dengan tahap selanjutnya, saya dipanggil untuk mempresentasikan isi proposal penelitian tersebut. Di hadapan para penguji, saya mencoba untuk setenang mungkin menceritakan isi proposal penelitian itu dan meyakinkan, kalau saya siap melewati masa-masa kuliah S3 ini. Setelah beberapa minggu menunggu, ternyata saya dinyatakan lolos dan berlanjut ke tahap interview dengan pihak RIM. Bersyukur, semua tahap bisa dilalui dan saya dinyatakan berhasil lolos diterima sebagai mahasiswi di program doktor STEI ITB dengan beasiswa penuh selama 3 tahun kuliah plus biaya riset dari RIM.
Senang? tentu saja.. :)
Walau 3 tahun bukan waktu yang lama untuk bisa menemukan novelty, tapi bukan mustahil juga untuk bisa lulus tepat waktu. Sekarang, saya harus bekerja keras untuk bisa melewati tahap demi tahap kuliah ini. Tidak mudah.. iya, nobody said it was easy. Mohon do'anya yaa.. :) ...
Saat itu, di kuartal pertama tahun 2012, status saya masih fresh graduate, namun keinginan untuk melanjutkan kuliah cukup besar, ditambah keluarga dan lingkungan yang mendukung, membuat saya memutuskan untuk hunting beasiswa S3.
Sebelum melamar kuliah S3 di ITB, saya juga mencoba tawaran beasiswa S3 di Belanda. Walau ibu saya setengah hati mendukung, karena alasan jauh, saya tetap mencoba peruntungan melamar kuliah di Belanda. Sempat beberapa kali saling berkirim email dengan asisten profesor di Belanda, namun ternyata saya tidak dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, alias gagal. Berkecil hati? tidak terlalu sih.. Alasan restu orang tua yang mungkin akan membuat saya justru was-was kalau diterima.
Kemudian muncul email di sebuah milis tentang pemberian beasiswa dari RIM. Walau sebelumnya gagal, tapi kenapa tidak mencoba yang ini? Jadi, saya putuskan untuk mencoba mendaftar beasiswa RIM. Saat itu, ibu saya sangat mendukung kalau saya mau melanjutkan kuliah di ITB. Tetap dekat katanya.. :)
Membaca persyaratannya satu per satu. Saya coba penuhi. Salahsatunya adalah mengirim proposal penelitian. Tak disangka, proposal penelitian saya diterima. Lalu, dilanjutkan dengan tahap selanjutnya, saya dipanggil untuk mempresentasikan isi proposal penelitian tersebut. Di hadapan para penguji, saya mencoba untuk setenang mungkin menceritakan isi proposal penelitian itu dan meyakinkan, kalau saya siap melewati masa-masa kuliah S3 ini. Setelah beberapa minggu menunggu, ternyata saya dinyatakan lolos dan berlanjut ke tahap interview dengan pihak RIM. Bersyukur, semua tahap bisa dilalui dan saya dinyatakan berhasil lolos diterima sebagai mahasiswi di program doktor STEI ITB dengan beasiswa penuh selama 3 tahun kuliah plus biaya riset dari RIM.
Senang? tentu saja.. :)
Walau 3 tahun bukan waktu yang lama untuk bisa menemukan novelty, tapi bukan mustahil juga untuk bisa lulus tepat waktu. Sekarang, saya harus bekerja keras untuk bisa melewati tahap demi tahap kuliah ini. Tidak mudah.. iya, nobody said it was easy. Mohon do'anya yaa.. :) ...
Thursday, January 10, 2013
Thursday, December 27, 2012
Bisikan Suara Hati
- Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
- Hidup tak sekedar berbuat, karena hidup adalah pilihan yang harus di perjuangkandengan ketulusan berkorban yang kelak harus dipertanggungjawabkan
- Bukanlah suatu kesalahan ketika kamu mencoba dan kemudian gagal. Satu-satunya kesalahan adalah ketika kamu tidak berani mencoba.
- Lakukanlah jika memang kamu bisa. Karena kamu akan menyesal ketika kamu tidak melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan
- Ingatlah, apapun yg menjadi perkataan dan tindakanmu, kamu harus bertanggung jawab atas resiko dari perkataan dan tindakanmu itu
- Anda tidak akan berjaya menjadi penulis sekiranya anda tidak menjadi pembaca terlebih dahulu.
- Belajarlah dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu
- Kesalahan adalah pengalaman hidup, belajarlah darinya. Jangan mencoba tuk menjadi sempurna. Cobalah menjadi teladan bagi sesama
- 1000 orang tidak percaya pada kemampuan kita,itu TIDAK MASALAH… Tapi kalau kita tidak percaya pada diri kita sendiri,itu BENCANA!
- Jangan beri kesempatan kepada diri sendiri untuk menunda nunda sesuatuyang harus di lakukan pastikan untuk segera bertindak seperti yang telah anda putuskan Action is power!
sumber
:http://www.facebook.com/duniapustaka?fref=ts
Thursday, December 6, 2012
Renungan
Renungan
✓ Lebih Baik Punya 1 teman yang mengerti kamu dari pada punya 100 teman yang hanya sekedar status dan kenal Nama.✓ Meski kadang sudah menjadi sosok Terbaik, namun tak selalu dipandang baik, maka janganlah berhenti berbuat Baik.
✓ Jangan Menilai seseorang dari fisiknya, percaya atau tidak? Wajah, Harta, kekuasaan dan jabatan bisa menipu.
✓ Jadilah dirimu sendiri, temukan orang yang mencintaimu tak hanya dikala kamu 'di atas', bahkan ketika kamu jatuh 'di bawah'
✓ Jangan mengatur orang lain, jika bahkan diri sendiri tak ingin diatur oleh orang lain. (Beda ceritanya kalau atasan ngatur bawahan, coz itu memang prosedurnya.)
✓ Nikmati Hidup, Jalani setiap hari dengan penuh syukur, maka senantiasa akan bahagia. (Ga percaya? Cobain aja)
✓ Jangan jadi kacang lupa akan kulitnya, minum air harus mengerti asal sumber air, manusia juga harus ingat dari mana ia berasal.
✓ manusia hidup dengan menatap kedepan, bagaimana waktu seharusnya berputar. (Ga percaya? Lihat saja, sebagaimana manusia di ciptakan kakinya untuk berjalan maju bukan berjalan mundur.)
✓ Masa lalu perlu di ingat sebagai bagian dari kenangan dan pembelajaran hidup, namun tak perlu disesali.
✓ Cantik dan Tampan? Semuanya hanya Khayalan Belaka. Jangan terikat akan itu.
✓ Cintai Pekerjaanmu maka kamu takkan terbeban, senantiasa penuh sukacita, dan selalu Bersemangat.
✓ Tanggung Jawab adalah Kepercayaan. Terima dan jalankan dengan penuh Kejujuran.
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152290998145276&set=a.10151367526470276.811673.229538415275&type=1
Thursday, November 29, 2012
Oktariani Nurul: Pemerataan Pendidikan
Oktariani Nurul: Pemerataan Pendidikan: Awalnya, setiap saya mendengar Pemerataan Pendidikan, maka yang ada di benak saya adalah keadaan pendidikan yang tidak merata antara yang hi...
Tuesday, November 20, 2012
Kata Bijak Bunda Teresa
Sejak semula tidak pernah sekali pun saya meminta imbalan. Saya rindu melayani kaum miskin hanya dengan kasih kepada Allah. Saya ingin kaum miskin menerima dengan cuma-cuma apa yang kaum berpunya dapat dengan uang mereka (Mother Teresa)
Kasih yang tulus tidak pernah menilai hasilnya, melainkan hanya memberi (Mother Teresa)
Kita mengabarkan kepada orang-orang tentang betapa baiknya, betapa maha pengampun, betapa penuh pengertiannya Allah, tetapi apakah kita sudah menjadi bukti yang nyata?
Dapatkah mereka sungguh-sungguh melihat kebaikan, pengampunan, pengertian tersebut ada dalam hidup/diri kita? (Mother Teresa)
Mereka yang tidak diinginkan dan tidak dicintai ...mereka yang berjalan di dalam dunia tanpa ada satu pun yang memperhatikan.
Pernahkah kita pergi untuk menemui mereka? Pernahkah kita mengenal mereka? Pernahkah kita mencoba untuk menemukan mereka? (Mother Teresa)
Mengasihi harus menjadi perbuatan yang sedemikian biasa bagi kita sebagaimana hidup dan bernafas, hari demi hari sampai ajal menjelang (Mother Teresa)
Satu hal yang saya minta dari Anda: jangan pernah takut untuk memberi, tetapi jangan memberi dari kelebihan Anda. Berikan dimana hal itu sukar bagi Anda (Mother Teresa)
Berdoalah dengan keindahan doa anak kecil, dengan hasrat yang paling dalam untuk mengasihi dengan sungguh-sungguh dan untuk menyatakan kasih kepada orang yang tidak dikasih (Mother Teresa)
Kita tidak dapat menempatkan diri kita langsung di hadirat Allah tanpa membuat jiwa dan raga kita sepenuhnya berdiam diri (Mother Teresa)
- Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud tersembunyi di balik perbuatan baik yang engkau lakukan itu. Tetapi tetaplah berbuat baik.
- Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan teman-temanmu iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.
- Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi tetaplah bersikap jujur dan terbuka setiap saat.
- Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun dapat dihancurkan oleh orang lain dalam satu malam saja. Tetapi janganlah berhenti dan tetaplah membangun.
- Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi tetaplah berbahagia.
- Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi teruslah berbuat baik (Mother Teresa)
Sunday, November 18, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
